Rabu, 08 Juni 2011

KRAP tetap menjadi ANDALAN Komunikasi Darurat Bencana.

Merupakan suatu kebanggan untuk Anggota RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia), bukan sekedar hanya kontek-kontek semata namun dipercaya sebagai Organisasi yang mempunyai peranan dalam membantu komunikasi disaat terjadi bencana alam.Tidak hanya pada saat bencana saja RAPI membantu pemerintah dalam
penyampaian Informasi secara cepat dan akurat, masih banyak kegiatan lain seperti Bankom Mudik Lebaran yang rutin di laksanakan tiap tahun di setiap daerah dan propinsi dan kegiatan-kegiatan lainnya.


Pada tanggal 30 Mei s/d 3 Juni 2011 Dinas Sosial Provinsi RIAU mengadakan kegiatan Pelatihan Pemantapan Petugas Pendamping Sosial Korban Bencana Alam yang di laksanakan di Hotel SIAK RESORT Rumbai – Pekanbaru, baru-baru ini.

Acara tersebut merupakan Program I (Pertama), Kegiatan Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Riau di tahun 2011 dari Dinas Sosial Provinsi Riau yang merupakan perpanjangan kebijakan dari Kementerian Sosial RI, bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat di wilayah rawan bencana dan pelayanan pengungsi dilokasi darurat bencana alam.


Pelatihan kali ini diikuti oleh TAGANA Kabupaten-Kota se Provinsi Riau, dari tanggal 30 Mei s/d 3 Juni 2011, berjumlah 59 personil aktiv mengikuti Materi dari Narasumber terkait antara lain :
  1. Dit PSKBA Kemensos RI Materi yang dipaparkan Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam
  2. BPBD Provinsi Riau Materi yang dipaparkan Peranan BPBD dalam Penanggulangan Bencana Alam di Provinsi Riau 
  3. Dinsos Provinsi Riau Materi yang di paparkan Teknik Penyuluhan
  4. IPSPI Provinsi Riau Materi yang dipaparkan Tugas dan Peranan Pendamping Sosial di Lokasi Rawan Bencana
  5. PMI Provinsi Riau Materi yang dipaparkan Manajemen Penanggulangan Bencana
  6. RAPI Daerah 04 Provinsi Riau  Materi yang dipaparkan Teknik Komunikasi dan Informasi dalam Penanggulangan BencanaPada paparan materinya kepada peserta pelatihan, RAPI Daerah 04 Provinsi Riau tidak hanya menyampaikan secara teoritis saja namun peserta dapat langsung membuktikan berbagai aplikasi komunikasi secara riil (nyata), bahwa Komunikasi Radio Antar Penduduk (KRAP) memang masih menjadi ANDALAN pada komunikasi informasi pada saat darurat bencana, karena KRAP mempunyai jaringan komunikasi tersendiri seperti :
  •  Jaringan Komunikasi Point to Point
  • Jaringan Komunikasi Repeater
  • Jaringan Komunikasi Jarak Jauh
  • Jaringan Interkoneksi 
Dan pada saat darurat RAPI dapat meng-akses komunikasi via internet/visat (berita / informasi dari daerah darurat bencana dapat lebih cepat dan akurat),sehingga dapat ditegaskan kembali bahwa KRAP sama sekali tidak bergantung kepada penyelenggara telekomunikasi lain yang ada (provider).Kemudian KRAP juga dapat membentuk Sistim Jaringan Komunikasinya sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di Lapangan (pada area darurat bencana), yang bertujuan agar berita/informasi dilapangan pada saat darurat bencana dapat secepat mungkin sampai kepada yang membutuhkan. Pada kesempatan itu juga peserta latihan kali ini (TAGANA) dibekali pengetahuan tentang jenis alat komunikasi (RIG – HT – Radio All Band – Interface GateWay), jenis Antena, Jenis Catu Daya (power suply), serta peralatan pendukung komunikasi lainnya.

1 komentar: